Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Ini, cukup banyak fosil yang sudah terlihat. Dari pengamatan sementara, fosil ini berasal dari hewan purba jenis Stegodon,” ungkap Kasi Perlindungan pada Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Budi Sancoyo di lokasi penemuan fosil, Senin (12/6/2017).

Budi dan lima tim dari BPSMP tiba di Banjarejo tepat tengah hari. Selanjutnya, mereka langsung menuju lokasi penemuan fosil di areal tegalan di Dusun Kuwojo. Di lokasi penemuan, sudah menunggu puluhan warga Banjarejo yang ingin menyaksikan pengangkatan fosil purba tersebut.

Menurut Budi, setelah melakukan observasi, pihaknya akan melakukan upaya penyelamatan temuan fosil tersebut. Namun, proses pengangkatan tidak bisa selesai dalam satu hari.
Sebab, fosil yang terlihat cukup banyak jumlahnya. Selain itu, untuk pengangkatan fosil butuh kehati-hatian dan ketelitian.“Selama ini, jarang ada penemuan fosil satu individu hewan purba. Oleh sebab itu, penemuan di Banjarejo ini sangat istimewa,” jelasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler