Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selama ini, banyak tempat wisata di Grobogan yang ramai dikunjungi orang ketika Lebaran tiba. Antara lain, Bledug Kuwu yang berada di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan. Dari Kota Purwodadi, lokasi wisata unik ini berjarak sekitar 25 km.

“Salah satu obyek wisata yang ramai saat Lebaran memang di Bledug Kuwu. Pada momen Lebaran, pengunjungnya bisa mencapai 1.000 pengunjung per hari,” kata Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Bambang Margono.

Untuk momen Lebaran tahun ini, di kawasan objek wisata ini akan lebih semarak. Sebab, mulai H+1 sampai H+7 diagendakan ada hiburan musik dangdut. Pada hari-hari biasa, harga tiket masuk ke lokasi ini hanya Rp 2.000 per orang. Namun, bisa jadi ada kenaikan harga tiket pada masa Lebaran seiring adanya hiburan di dalam lokasi wisata.

[caption id="attachment_118950" align="aligncenter" width="565"] Pemandangan di objek wisata air terjun Widuri di Desa Kemaduhbatur, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]

 

Selain di Bledug Kuwu, ada obyek wisata lainnya yang dikelola Pemkab Grobogan. Yakni, Goa Macan dan Goa Lawa di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan. Hanya saja, pengunjung kesana tidak sebanyak di Bledug Kuwu. Sebab, lokasinya cukup jauh dari jalan raya. Beda dengan Bledug Kuwu yang persis di pinggiran Jalan Raya Wirosari-Kradenan.

Disamping itu, masih ada beberapa tempat lainnya yang jadi favorit orang saat Idul Fitri. Yakni, Waduk Kedungombo di Desa Rambat, Kecamatan Geyer. Kemudian, Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong.[caption id="attachment_118951" align="aligncenter" width="565"] Santapan yang dihidangkan dan jadi andalan objek wisata di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption] Hanya saja, pengelolaan dua lokasi wisata ini tidak di bawah penanganan Pemkab Grobogan. Tetapi sudah jadi ranah Pemprov Jawa Tengah. Tempat wisata menarik lainnya yang juga jadi incaran orang berekreasi adalah dua air terjun di kawasan Pegunungan Kendeng Utara. Yakni, air terjun Widuri di Desa Kemaduhbatur, Kecamatan Tawangharjo dan air terjun Gulingan di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan. Dua lokasi ini, berjarak sekitar 5 km dari jalan raya dan akses jalannya belum begitu mulus.“Sebenarnya, banyak banget objek wisata yang ada di wilayah Grobogan. Selain itu, ada pula objek wisata religius. Seperti, makam Ki Ageng Tarub di Desa Tarub dan Ki Ageng Selo di Desa Selo,” imbuh Bambang.Satu tempat wisata baru bisa juga jadi referensi untuk rekreasi Lebaran. Yakni, museum purbakala di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus. Di tempat ini, banyak tersimpan benda bersejarah peninggalan masa lalu yang jumlahnya mencapai ratusan. Bentuknya berupa fosil hewan purba dan juga barang-barang peninggalan zaman prasejarah hingga awal masuknya peradaban Islam.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler