Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan di lokasi, sejak pagi tadi, Senin (19/6/2017) sudah terlihat kesibukan. Terutama, adanya beberapa pekerja yang mendirikan tenda untuk stand pasar murah dan juga pameran produk sejumlah pelaku UMKM.

“Kegiatan pasar murah sudah kita mulai sejak awal bulan puasa di Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati. Total pelaksanaan pasar murah ada 20 kali,” jelas Kasubag Bina Sarana Perekonomian Yudono.

Dalam pasar murah ini dialokasikan beras sebanyak 60 ton beras. Selain beras, ada beberapa kebutuhan pokok lainnya. Yakni, 16.000 liter minyak goreng, 16 ton gula pasir, sirup 8.000 botol, telur 6 ton, dan mie instan sebanyak 40.000 bungkus.

Kegiatan seperti ini sudah jadi agenda rutin tiap tahun. Selain dari pemkab, kegiatan ini juga didukung berbagai pihak yang akan membuka stand. Seperti, PKK,  dharma wanita, HKTI, BUMD dan asosiasi UKM.Yudono menambahkan, untuk menghindari terjadinya kesemrawutan, pembeli barang yang disediakan di pasar murah tersebut dibatasi dan diseleksi. Yakni, mereka yang bisa membeli barang adalah pemegang kupon khusus. Dimana, kupon itu sudah dibagikan petugas beberapa waktu sebelumnya.  Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler