Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Penyuluhan dan Sarana Prasarana Dinas Pertanian Grobogan Latifawati menyatakan jumlah petani yang terdata sebanyak 199.577 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 168.000 petani sudah dapat kartu tani.

Menurutnya, sebagian petani yang sudah menerima kartu tani mulai menggunakan untuk penebusan pupuk. Namun, banyak pula yang masih belum menggunakan atau mengerti cara penggunaannya.

Penggunaan kartu yang diterbitkan Bank BRI tersebut memang masih memerlukan penyesuaian bagi para petani. Untuk mempercepat penggunaan, dibuat percontohan di setiap desa dari masing-masing kecamatan.

Dia meminta kepada petani yang telah memegang kartu untuk melakukan uji coba sesegera mungkin. Sebab, nantinya pelaksanaan penggunaan kartu tani akan berlangsung serentak.“Penggunaan kartu tani diberlakukan serempak untuk 22 kabupaten/kota di Jateng mulai September. Kami akan berupaya untuk bisa ikut serta per 1 September nanti,” jelasnya.Ditambahkan, pelaksanaan penggunaan kartu tani juga mendapat dukungan dari produsen pupuk subsidi yang tergabung dalam Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Bahkan, pihak PIHC memilih satu lokasi percontohan, yakni di Kecamatan Kradenan.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler