Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat menyebutkan, aksi pembakaran jerami terjadi di dua lokasi berbeda, Kamis (22/6/2017). Pertama di areal sawah di pinggir jalan Godong-Karangrayung km 3 yang terjadi sore sekitar pukul 15.00 WIB. Tumpukan jerami yang dibakar akhirnya bisa dipadamkan menjelang magrib.

Pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB, aksi pembakaran jerami sisa panen berlangsung di pinggir jalan raya Purwodadi-Semarang. Tepatnya di Desa Putat, Kecamatan Purwodadi.

Adanya pembakaran jerami menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat. Soalnya, jalan raya tertutup asap tebal sehingga mengganggu pandangan pengendara motor maupun mobil. Jerami yang dibakar di pinggiran sawah ini akhirnya bisa dipadamkan menjelang tengah malam.

“Tumpukan jerami yang dibakar cukup tebal dan tinggi. Jadi, butuh waktu lama untuk memadamkan apinya,” Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa, Jumat (23/6/2017).

Terkait kejadian itu, Panji mengimbau kepada petani untuk bersikap hati-hati saat melangsungkan panen. Yakni, tidak menaruh hasil panen di bahu jalan karena mengganggu arus kendaraan.Selain itu, petani juga diminta tidak membakar tumpukan jerami dekat dengan jalan raya. Sebab, jika ada angin berhembus, asap pembakaran bisa menutup jalan dan membahayakan pengendara yang melintas.“Saya minta petani jangan bakar-bakar jerami di pinggir jalan. Sebaiknya ditaruh ditengah sawah yang jauh dari jalan kalau mau dibakar. Sebaiknya, kalau bakar jerami jangan langsung ditinggal begitu saja. Soalnya, apinya bisa menjalar ke lokasi lain,” imbuhnya.Editor  : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler