Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat menyebutkan, mayat tersebut kali pertama diketahui oleh Supratno, warga Kemadohbatur sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, ia tengah mencari dedaunan buat pakan ternaknya di sekitar kawasan hutan.

Saat mencari dedaunan itulah, pria yang akrab disapa Nopo itu sempat mencium bau menyengat. Tidak berselang lama, ia melihat seperti ada tumpukan pakaian di tebing menuju ke arah jurang.

Meski lokasinya cukup sulit, Nopo mencoba turun untuk memastikan benda yang dilihatnya. Setelah dekat, pria berusia 42 tahun itu sontak kaget dan lemas.

Soalnya, di balik tumpukan pakaian berwarna merah dan putih itu terlihat sosok mayat yang kondisinya sudah mengenaskan. Sebab, sebagian besar bagian tubuhnya sudah mengering dan tinggal menyisakan kerangka. Posisi mayat terlihat tengkurap seperti orang yang hendak mendaki tebing.

Setelah berhasil menenangkan diri, Nopo kemudian menghentikan aktivitasnya mencari pakan ternak dan balik menuju kampung untuk melaporkan penemuan mayat tersebut. Setelanjutnya, penemuan mayat itu dilaporkan perangkat desa setempat pada pihak Perhutani dan kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Suwasana ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat di kawasan hutan tersebut. Dari pemeriksaan yang dilakukan, mayat yang sudah tidak bisa dikenali itu dipastikan berjenis kelamin perempuan.
“Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan pakaian bawah jenis rok warna merah dan baju atasnya warna putih motif bunga. Dari pemeriksaan dokter, mayat itu dipastikan perempuan,” jelasnya pada wartawan.Dijelaskan, mayat perempuan tanpa identitas itu dipekirakan berusia sekitar 60 tahun. Dari pemeriksaan yang dilakukan, perempuan tersebut diprediksi sudah meninggal sekitar tiga minggu lalu.“Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Kami mengimbau pada warga yang kehilangan anggota keluarganya bisa menghubungi Polres Grobogan. Saat ini jenazah sudah kita bawa ke RSUD Purwodadi,” imbuhnya. Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler