Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Dibandingkan sebelumnya, Lebaran kali ini memang cukup ramai orang yang berkunjung di air terjun Widuri. Sampai saat ini masih banyak yang datang karena anak sekolah belum masuk. Tetapi jumlahnya tidak seramai saat momen Lebaran,” kata pegawai Perhutani KPH Purwodadi Agus Winarno, Selasa (4/7/2017).

Salah satu penyebab naiknya minat orang berkunjung ke air terjun Widuri adalah akses jalan yang mulai diperbaiki. Dari pantauan di lapangan, ada ruas jalan sepanjang 1 km yang dicor beton.

Lokasinya berada di kawasan hutan dan pengerjaannya baru mencapai 50 persen. Tahun sebelumnya, sudah ada beberapa ruas jalan menuju objek wisata yang perbaiki dengan konstruksi beton.

Selain warga Grobogan, banyak pula orang dari luar daerah yang berkunjung ke lokasi wisata alam tersebut. Salah satunya adalah Suparno, warga asal Purwodadi yang sudah menetap di daerah Grogol, Jakarta Barat. “Saya kesini sama istri, anak, menantu, cucu dan keponakan sebanyak 17 orang. Saya nyarter mini bus kesini,” katanya.
Beberapa tahun lalu, dia sempat punya rencana untuk berkunjung ke Widuri bersama keluarganya. Namun, setelah mendengar kabar jalannya rusak parah, rencana itu batal diwujudkan. “Sudah lama saya pingin ngajak keluarga kesini. Tapi baru kesampaian sekarang,” katanya.Ia menyatakan, lokasi air terjun Widuri dinilai masih tetap alami. Hampir sama dengan yang dilihatnya pada sekitar 20 tahun lalu, sebelum merantau ke Jakarta. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler