Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dirobohkannya enam ruangan kelas itu dilakukan karena adanya proyek rehab bangunan menyeluruh. Saat ini, proses rehab masih dalam tahap pembuatan fondasi bangunan.

“Bangunan SDN 01 Mlowokarangtalun rusaknya sangat parah sehingga harus dilakukan rehab berat. Sejak beberapa minggu lalu, proses rehab sudah dimulai,” kata Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat, Kamis (6/7/2017).

Menurutnya, rehab bangunan sekolah dilakukan secara swadaya. Dana untuk merehab gedung sekitar Rp 350 juta yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK).

Terkait adanya proyek rehab, siswa untuk sementara ditempatkan di SDN 02 Mlowokarangtalun yang letaknya masih satu kompleks. Bangunan SDN 02 masih bisa ditempati dan selama ini sudah tidak digunakan karena siswanya sudah digabung dengan SDN 01.

Gedung sekolah rusak tersebut sebelumnya sempat dikunjungi Pelaksana Tugas (Plt) Ombudsman Jawa Tengah Sabarudin, pada Kamis (30/3/2017). Dalam kunjungannya, Sabarudin mendesak Dinas Pendidikan Grobogan untuk memperbaikan gedung tersebul.
Soalnya, bekas SD Inpres tersebut mengalami kerusakan parah terutama pada atap. Kondisi ini menyebabkan aktivitas belajar-mengajar menjadi terganggu.Selain itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga sempat meninjau sekolah rusak tersebut. Tepatnya, usai upacara Hari Pendidikan Nasional tingkat Jateng yang dipusatkan di lapangan Desa Mlowokarangtalun (2/5/2017) lalu. Lokasi upacara persis didepan SDN 01 Mlowokarangtalun.“Kondisi bangunannya memang mengenaskan dan harus diperbaiki segera. Saya sempat dikirimi foto SD rusak ini oleh warga sini,” katanya saat itu.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler