Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Berdasarkan survei yang dilakukan dinas terkait, terdapat 9 kabupaten dan kota yang endemis filariasis di Jawa Tengah. Salah satunya adalah Grobogan. Wilayah endemis ini mendapat bantuan pembiayaan dari Kementerian Kesehatan untuk pemberantasan filariasis. salah satunya adalah pemberian obat pencegahan massal (POPM) penyakit kaki gajah secara serentak disetiap bulan Juli pada kabupaten/kota endemis selama lima tahun berturut-turut.
“Kondisi ini harus jadi perhatian serius kita bersama. Untuk itu, supaya penyakit ini tidak berkembang harus kita atasi bersama-sama,” tegas Sri saat pencanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) di kantor Dinas Kesehatan Grobogan, Jumat (7/7/2017).
Menurut Sri, sebagai perwujudan komitmen dan peningkatan kepedulian bersama maka perlu melakukan beberapa upaya. Antara lain, minum obat filariasis setahun sekali selama lima tahun berturut-turut yang dibagikan gratis pada seluruh masyarakat.
Kemudian, pada dinas terkait diminta melakukan pendampingan dan pemantauan kepada Tenaga Pelaksana Eliminasi (TPE) agar obat yang diberikan tepat sasaran dan sesuai ketentuanserta dipastikan diminum semua warga.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



