Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Lely Atasti menyatakan, situasi penyakit filariasis di sampai dengan tahun 2017 menyebar pada delapan kecamatan. Yakni, Kecamatan Tegowanu, Gubug, Pulokulon, Ngaringan, Tawangharjo, Geyer, Godong dan Gubug.

Ditetapkannya Kabupaten Grobogan sebagai daerah endemis filariasis berdasarkan hasil survei darah jari di Kecamatan Tawangharjo, Geyer, dan Pulokulon. Dalam survei itu ditemukan angka mikrofilaria rate (mf rate) lebih dari 1 persen.

Sementara batas angka mf rate harusnya kurang dari 1 persen. Artinya dari 100 orang yang diambil sampel, ditemukan 1 orang positif darahnya mengandung mikrofilaria.

“Terkait kondisi ini, saya mengajak semua kalangan berkomitmen dan meningkatkan kepedulian kita terhadap pemberantasan penyakit kaki gajah,” katanya saat pencanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) di kantor Dinas Kesehatan Grobogan, Jumat (7/7/2017).
Lely menyatakan, kesehatan merupakan hak azasi manusia dan sekaligus merupakan investasi sumber daya manusia yang memiliki kontribusi positif untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh karena itu, menjadi suatu keharusan bagi semua pihak untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan demi kesejahteraan seluruh masyarakat.Dewasa ini, Indonesia menghadapi beban ganda (double burden) dalam pelayanan kesehatan. Yaitu, keadaan di mana penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan yang penting dan secara bersamaan angka morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular juga makin meningkat.Ancaman penyakit menular bersumber binatang berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Penyakit menular tropik terabaikan menjadi prioritas untuk dituntaskan pada tahun 2020 antara lain, penyakit kaki gajah, kecacingan, demam keong, kusta dan patek.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler