Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan itu dilesakkan dari titik putih, 5 menit sebelum jeda pertandingan.

Penalti tersebut diberikan setelah pemain belakang Persipur Wahyu Hendra yang dianggap handsball di kotak terlarang. Pemain Sragen United Andrid Wibawa yang dipercaya jadi alogjo pinalti sukes menjalankan tugasnya.

Di babak kedua, giliran Persipur yang melakukan tekanan. Berulang kali, serangan dari sisi kanan maupun kiri terus dilancarkan Heri Susilo dan kawan-kawan. Namun, serangan dari Jordan Foranda maupun Roberto E Sauyai tak mampu menembus kuatnya tembok pertahanan Sragen United.

Assisten Pelatih Persipur, Abdul Gani mengaku kurang puas dengan hasil akhir pertandingan. Sebab, anak asuhnya gagal memaksimaklan peluang kendati mampu mengendalikan permainan, khususnya pada babak kedua.“Kondisi pemain memang masih maksimal. Tim Sragen United saya rasa berhak menang karena bermain lebih bagus,’’ jelasnya dalam jumpa pers usai pertandingan.Pelatih Sragen United Jaya Hartono menegaskan, kemenangan itu dinilai sangat penting untuk mengembalikan motivasi permainan. Sebeb, sebelumnya, timnya hanya mampu menang sekali, 3 kali kalah dan sekali seri dalam lima laga sebelumnya yang sudah dijalani.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler