Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Puluhan warga Korea yang berada di sekolah tersebut bukan wisatawan. Tetapi, mereka adalah relawan dari Korean Red Cross yang akan melakukan kegiatan sosial berupa perbaikan toilet di sekolah tersebut. Dalam kegiatan ini, tim dari Korea bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Kepala Markas PMI Grobogan Djasman menyatakan, pada tahun 2017 ini pihaknya mendapat program pemberdayaan air bersih dan sanitasi atau secara internasional dikenal dengan istilahWater, Sanitation and Hygiene (WASH). Program WASH ini dilakukan berkat kerja sama antara PMI pusat dengan Palang Merah Korea, dan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) serta Kyungnam and Gwangjoo Chunnan Chapter.

“Program WASH baru kali ini kita dapat. Program ini kita tempatkan di Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi dan SMPN 4 Purwodadi,” jelasnya.

Dijelaskan, program WASH tersebut menyangkut pemberdayaan air bersih, sanitasi, dan promosi kesehatan yang berbasis masyarakat. Dalam program tersebut akan dilakukan perbaikan atau pengadaan sarana air bersih. Antara lain, pembangunan sumur bor, pipanisasi, dan pompa air.
Selain itu, pengadaan sarana untuk mendung kebersihan juga akan disiapkan. Seperti sarana mencuci tangan di sekolah-sekolah, pembuatan drainase limbah, dan tempat sampah.“Pada kurun 2017-2019, program ini menjangkau dua wilayah, yakni Grobogan dan Kota Semarang. Sebelumnya, selama dua tahun program tersebut sudah dilaksanakan di Banjarnegara dan Blora,” kata Djasman yang juga menjabat sebagai Pokja WASH kabupaten itu.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler