Kontraktor di Grobogan Diancam Jika Hasil Pekerjaan Tak Sesuai Bestek
Dani Agus
Selasa, 18 Juli 2017 21:34:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Alasannya, pada titik tersebut terdapat keretakan. “Dari hasil monitoring lapangan memang ada pekerjaan yang retak-retak. Pihak kontraktor sudah kita panggil dan kita minta segera dibongkar dan dibeton ulang,” tegasnya pada wartawan, Selasa (18/7/2017).
Menurut Subiyono, kalau kontraktor tidak melakukan pembongkaran dan penggantian maka di progress pekerjaan di segmen yang ada keretakan itu tidak akan ikut dihitung. Pilihan lainnya, pihak rekanan diminta untuk menambah ruas pekerjaan yang panjangnya sesuai segmen jalan yang retak tersebut. Kondisi ini bisa dilakukan jika kontraktor tidak mau membongkar segmen pekerjaan yang retak dan melakukan pembetonan ulang.
Selain itu, pihaknya juga memeriksa kekuatan tekan beton pada proyek jalan tersebut. Bila tidak sesuai dengan bestek atau kontrak kerja maka pekerjaan itu tidak akan dibayar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



