Pelamar Kerja Lulusan SD Warnai Persaingan Bursa Kerja dengan Sarjana
Dani Agus
Rabu, 26 Juli 2017 17:30:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MuriaNewsCom, Grobogan - Para pencari kerja yang datang di acara job fair atau pameran bursa kerja ternyata tidak hanya dibikin bingung dengan banyaknya lowongan kerja (loker). Tetapi, ada sejumlah pencari kerja yang bingung dengan ijazah yang dimiliki. Sebab, bekal mereka hanya berupa ijazah SD.
“Saya memang hanya lulus SD saja. Karena kondisi ekonomi saya tidak bisa melanjutkan sekolah yang lebih tinggi. Setelah lulus, saya kerja serabutan,” ujar Sukirman, warga Kecamatan Wirosari yang ditemui MuriaNewsCom di lokasi job fair, Rabu (26/7/2017).
Pemuda 18 tahun itu menyatakan, kedatanganya ke lokasi job fair memang untuk mencari loker. Namun, dari informasi yang didapat, tidak ada loker yang membuka kesempatan bagi lulusan SD.
“Saya lihat dari tadi, persyaratan ijazah minimal SMA. Ini, saya masih cari-cari barangkali ada perusahaan yang mau menampung lulusan SD. Jadi pesuruh atau tenaga kebersihan gak papa,” katanya.
Kepala Disnakertrans Grobogan Nurwanto menyatakan, sampai saat ini memang masih ada pencari kerja lulusan SD. Data tahun 2016, ada 10.795 pencari kerja yang terdaftar di kantornya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




