Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MuriaNewsCom, Grobogan - Puluhan personel Polres Grobogan mengikuti Pelatihan Counter Opini Pemberitaan Negatif, Kamis (27/7/2017). Pelatihan yang dilangsungkan di aula Jananuraga ini dipimpin Wakapolres Grobogan Kompol Wahyudi. Hadir pula Kabag Ops Kompol Parno, kabag, kasat, kapolsek dan brigadir pengelola informasi dokumentasi (PID) yang sudah terbentuk beberapa waktu lalu.

Wahyudi menjelaskan, kegiatan penegakan hukum dan pembinaan masyarakat tidak akan cukup dilaksanakan berdasarkan tindakan polisi semata. Tetapi juga dibutuhkan opini positif yang berpihak kepada polri. Utamanya, untuk mendukung program polri yaitu, polisi yang profesional modern dan terpercaya.

“Pembentukan Brigadir  PID ini secara umum adalah untuk membantu kinerja Humas Polres Grobogan. Peran humas ini sangat penting untuk menyuarakan berita ataupun informasi kepada masyarakat melalui media sosial,” jelasnya. 

Pelatihan yang dilaksanakan tersebut  untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang akan dapat mengembangkan tugas kehumasan, serta untuk membentuk kemampuan polri. Khususnya, dalam mengelola informasi dan meluruskan informasi negatif menjadi opini positif.

Paur Humas Polres Grobogan Aiptu Teddy Hernomo selaku narasumber dalam pelatihan itu menyatakan, hadirnya media sosial di satu sisi memang banyak sekali manfaatnya. Seperti menambah teman, memperluas jaringan, dan mencari berbagai informasi.
Namun, di sisi lain, banyak pula hal-hal negatif yang ada dibalik medsos tersebut. Misalnya, banyak berita tidak benar atau hoax yang sering muncul dalam medsos.“Keberadaan medsos memang seperti dua mata pisau. Banyak manfaat dan juga ada dampak negatifnya. Hal inilah yang harus jadi perhatian kita bersama,” jelasnya.Untuk menekan dampak negatif, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pemahaman tentang keberadaan media sosial tersebut. Termasuk peraturan perundangan yang mengatur masalah tersebut.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler