Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Wakil rakyat sebanyak enam orang itu diterima Kepala DPUPR Grobogan Subiyono dan para kepala bidang di ruang rapat. Dalam kesempatan itu, Subiyono sempat memaparkan tentang kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang ada di wilayahnya.

Menurut Subiyono, jalan dengan status milik kabupaten panjang keseluruhan ada 890 km. Dari angka ini, jalan yang kondisinya baik baru 48 persen atau sekitar 400 km.

Pada tahun ini, sudah dialokasikan dana sebesar Rp 392 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 141 km yang terbagi dalam 236 paket pekerjaan. Dana tersebut, sebesar Rp 200 miliar didapat dari pinjaman daerah melalui Bank Jateng.

Dengan alokasi dana sebanyak itu ditargetkan bisa mengurangi ruas jalan rusak sekitar 15,5 persen atau sepanjang 141 km. Sisanya akan diperbaiki bertahap pada tahun anggaran berikutnya dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia.

“Kondisi jalan kabupaten di Grobogan sangat panjang. Sebagai gambaran, panjang jalan ini jaraknya dari Purwodadi sampai Jakarta, pulang pergi,” kata mantan Kadinas Pengairan Grobogan itu.
Usai menyampaikan paparan singkat, Subiyono sempat menayangkan slide foto perbaikan jalan yang dilakukan saat ini. Kemudian, ada pula foto mengenai jalan longsor dan kondisi jalan kabupaten yang belum sempat tersentuh perbaikan.Saat melihat foto-foto ini, wakil rakyat dari Jateng itu sempat kaget. Bahkan, ada yang sampai tidak percaya jika kondisi jalan dengan tekstur tanah itu milik kabupaten.“Waduh, kondisi jalannya sangat memprihatinkan. Saya piker itu jalan milik desa. Ternyata masih ada jalan milik kabupaten yang kondisinya seperti itu,” cetus Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso.Terkait dengan kondisi tersebut, Hadi menyatakan, pihaknya akan berupaya untuk membantu Pemkab Grobogan untuk menuntaskan perbaikan jalan dan penanganan bencana. Yakni, dengan meminta pihak Pemprov Jateng untuk memprioritaskan bantuan perbaikan jalan atau jalan longsor yang ada.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler