Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hampir semua pedagang musiman ini berasal dari Ciamis, Jawa Barat. Salah satunya adalah Bu Yayah, yang mangkal di pinggir jalan Gajah Mada dengan hutan kota.

“Saya sudah sampai Purwodadi dua hari lalu. Setelah sampai sini langsung jualan,” katanya, Sabtu (29/7/2017).

Yayah mengaku tiap tahun selalu ikut berjualan bendera. Selama 15 tahun pekerjaan itu digeluti tiap mendekati bulan Agustus.

“Tiap tahun saya jualan di sini. Kalau saya hitung sudah 15 kali ini saya ke Purwodadi. Kami jualan ke sini dengan banyak kawan atau rombongan,” jelasnya.
Yayah mengaku senang jualan bendera di Purwodadi. Selain omzetnya selalu bagus, suasana Purwodadi dinilai tidak terlalu bising seperti kota besar lainnya.Di samping itu, biaya hidup di Purwodadi dinilai cukup murah sehingga bisa menekan pengeluaran.“Saya kerasan jualan disini. Semoga tahun ini dagangan saya laris,” harapnya.Selain menjual bendera berbagai ukuran, pedagang musiman ini juga menyediakan umbul-umbul dan atribut lainnya. Harga barang yang dijual itu bervariasi, mulai Rp 10-50 ribu.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler