Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MuriaNewsCom, Grobogan - Pemandangan kota Purwodadi terlihat beda dibandingkan hari sebelumnya, Senin (31/7/2017). Hal ini terkait dengan sudah banyaknya atribut sambut HUT RI yang terpasang di beberapa ruas jalan protokol.
Dari pantauan di lapangan, atribut merah putih yang terpasang ini wujudnya berupa bendera dan umbul-umbul. Lokasi yang sudah dipenuhi atribut merah putih ini di antaranya adalah sekeliling bundaran Simpanglima dan Jalan Gajah Mada.
Kemudian, jalan raya di kawasan alun-alun dan sekitar pasar juga sudah marak merah putih. Selain itu berbagai perkampungan, seperti kampung Jetis, Jengglongo, dan Jajar juga sudah banyak terpasang bendera maupun umbul-umbul berbagai ukuran.
“Pemasangan bendera maupun umbul-umbul merah putih sudah kita lakukan sejak Minggu kemarin. Sehari kemarin, kita sudah pasang sekitar 1.000 atribut. Hari ini nanti kita lanjutkan lagi pemasangan di titik lainnya,” kata Lurah Purwodadi Hendro Sutopo.
Menurut Hendro, selain menyambut momen Hari Kemerdekaan RI, pemasangan ribuan atribut merah putuh itu dilakukan untuk menggugah rasa nasionalisme yang dinilai mulai menurun. Salah satu indikasinya adalah banyaknya warga yang tidak memajang bendera merah putih di depan rumah saat momen HUT RI. Bagi sebagian orang khususnya mereka yang mengalami masa penjajahan, kondisi ini dirasa cukup memprihatinkan.
“Dari pengamatan sejauh ini, memang pemasangan bendera merah putih saat Agustusan sudah kurang semarak dalam beberapa tahun belakangan. Terutama, di kawasan kota Purwodadi. Nah, untuk tahun ini, kita bikin kawasan kota jadi lautan merah putih,” cetus mantan Lurah Kalongan, Wirosari, dan Grobogan itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




