Punya Prospek Bagus, Usaha Agrowisata Kebun Belimbing di Grobogan Kian Diminati
Dani Agus
Rabu, 2 Agustus 2017 11:00:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sebelumnya, kebun belimbing sudah ada lebih dulu di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo. Pada awalnya, hanya satu orang yang membuka kebun belimbing. Namun, dalam dua tahun terakhir, warga sekitar mulai ikut membuat usaha serupa.
Kebun belimbing di Desa Sidorejo yang diberi label ‘Mekar Sari’ ini dikelola tiga orang. Yakni Suqci (28), Suwigo (40) dan Darto (36), warga setempat.
Pada agrowisata ini terdapat sekitar 150 pohon belimbing. Sebagian besar pohonnya sudah berbuah rimbun. Di lokasi ini memang disiapkan bagi pengunjung yang ingin memetik langsung belimbing dari pohon.
Tidak jauh dari lokasi ini, ada satu areal kebun belimbing dengan luasan yang hampir sama. Namun, jumlah pohon yang ditanam jauh lebih banyak, hampir dua kali lipat.
“Memang ada dua kebun belimbing yang kita buat. Satu kebun lainnya berfungsi untuk penyangga atau persediaan. Belimbing yang kita tanam jenis Bangkok Merah,” jelas Suqci, salah satu pengelola.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



