Jembatan Ini Membahayakan, Tapi Warga Kedungjati Grobogan Terpaksa Tetap Menggunakannya
Dani Agus
Senin, 14 Agustus 2017 09:39:58
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satunya adalah jembatan penghubung antara Desa Deras dan Desa Klitikan, di Kecamatan Kedungjati, Grobogan. Saat ini, kondisi jembatan terlihat melengkung karena satu pilarnya roboh.
Jembatan sepanjang 30 meter itu memiliki dua pilar penyangga yang dibuat dengan konstruksi beton. Satu pilar terlihat masih kokoh dan satu lagi roboh.
Dari keterangan warga, satu pilar itu roboh diterjang banjir pada tahun 2015 lalu. Agar tetap bisa digunakan, pilar yang roboh ditopang kayu seadanya.
Karena penanganan darurat, kondisi jembatan terlihat melengkung kareda beda tinggi di kedua sisi. Meski begitu, warga tetap berani melintas karena jembatan itu jadi akses terdekat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



