Cuaca Mendukung, Harga Tembakau di Grobogan Menguntungkan Petani
Dani Agus
Selasa, 15 Agustus 2017 20:01:33
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Beberapa petani yang ditemui menyatakan, harga jual tembakau saat ini dirasa cukup bagus. Di mana, pada petik kepelan atau daun pertama laku sekitar Rp 20 ribu per kilogram. Harga ini untuk kondisi tembakau yang sudah dirajang dan dijemur kering.
“Dibandingkan tahun lalu, ada kenaikan harga. Tahun kemarin, harga kepelan hanya Rp 9 ribu per kilonya,” kata Hartono, petani tembakau di Desa Mangin, Kecamatan Karangrayung, Selasa (15/8/2017).
Menurut petani, bagusnya harga tembakau salah satunya disebabkan kondisi cuaca cukup mendukung. Curah hujan sejak awal tanam hingga menjelang panen tidak begitu tinggi. Kondisi cuaca seperti ini sangat berpengaruh dengan pertumbuhan tanaman dan harga jualnya.
“Cuaca memang sangat mendukung. Menjelang panen tidak begitu banyak hujan sehingga daun tembakau tidak rusak kena air,” jelasnya.
Kepala Desa Mangin Budiono menyatakan, harga petik kedua dan ketiga diperkirakan bisa sampai Rp 40 ribu. Hal ini mengacu pada harga kepelan yang sudah menembus angka Rp 20 ribu. Untuk diketahui, daun petik awal tersebut adalah kualitas paling rendah dari pohon tembakau.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



