Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal ini setelah mereka secara resmi menerima SK pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diserahkan Bupati Grobogan Sri Sumarni, Senin (28/8/2017).

Acara penyerahan SK yang dilangsungkan di ruang rapat bupati juga dihadiri Sekda Grobogan Moh Sumarsono. Tampak pula, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Suhadi, Kepala Dinas Pertanian Edhie Sudaryanto dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Sri Sumarni menyatakan, pengangkatan THL-TBPP sebagai CPNS merupakan sebuah program pengecualian. Sebab, saat ini pemerintah sedang melaksanakan moratorium penerimaan CPNS.

Pengecualian itu dilakukan karena keberadaan THL-TBPP termasuk dalam kebutuhan pegawai yang mendesak, guna mendukung program nawacita. Yakni, program di bidang swasembada pangan dan peningkatan hasil pertanian secara menyeluruh.

“Dengan pengangkatan Saudara sekalian menjadi CPNS diharapkan dapat membantu meningkatkan kemajuan bidang pertanian di wilayah Grobogan,” katanya.
Menurut Sri, sampai saat ini masih banyak tenaga di instansi pemerintah yang belum mendapatkan kesempatan untuk diangkat menjadi CPNS.Oleh sebab itu, ia berpesan pada 10 THL-TBPP yang diangkat CPNS agar senantiasa bersyukur. Dengan diangkat jadi CPNS mereka diharapkan bisa bekerja lebih baik lagi dalam memberikan penyuluhan secara tepat dan bermanfaat kepada para petani.“Dengan diangkat sebagai CPNS bukan berarti perjuangan telah berakhir. Justru sebaliknya, perjuangan baru dimulai. Dengan status yang baru diharapkan bisa lebih berdedikasi terhadap pekerjaan dan pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara,” tegasnya.Kepala Dinas Pertanian Edhie Sudaryanto menambahkan, jumlah THL-TBPP keseluruhan masih ada 49 orang. Dari jumlah itu, hanya ada 10 orang yang diangkat jadi CPNS. Sementara 39 tenaga lainnya belum bisa diangkat CPNS karena usianya melebihi batasan yang ditentukan.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler