Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MuriaNewsCom, Grobogan - Sejumlah pihak meminta agar Pemkab Grobogan menaruh perhatian serius pada masalan penanganan sampah. Salah satunya, dengan membuat tempat penampungan sampah sementara (TPSS) atau menyediakan kontainer di sejumlah titik.

Permintaan itu dilontarkan karena saat ini makin marak tempat pembuangan sampah liar. Kebanyakan, tempat pembuangan sampah liar ini berada di pinggir jalan raya yang dilalui banyak pengendara. Antara lain, di ruas jalan raya meruju arah Semarang, Pati, Boyolali dan Solo.

Dengan membuat TPSS atau menyediakan kontainer memang menjadi salah satu solusi untuk menekan volume sampah. Sebab, sampah bisa terkumpul dalam satu titik sehingga mudah diangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Adanya tumpukan sampah liar membuat pemandangan menjadi kurang sedap. Apalagi, saat musim hujan tiba. Ketika kena air hujan, bau menyengat dari sampah yang membusuk sering mengganggu kenyamanan pengendara.

“Tempat pembuangan sampah liar di pinggir jalan itu sudah berlangsung cukup lama. Namun, sejauh ini belum ada solusinya,” kata Risma, pengendara motor yang biasa melintasi tumpukan sampah liar di wilayah Kecamatan Godong, Rabu (30/8/2017).Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Grobogan Ahmadi Widodo menyatakan, pembuatan TPSS memang dinilai cukup efektif mengatasi keberadaan tempat pembuangan sampah liar itu. Meski demikian, untuk membuat TPSS butuh lahan tersendiri.“Penyediaan lahan ini seringkali jadi salah satu kendalanya. Disamping itu, butuh dukungan pula anggaran yang cukup besar. Saat ini, kita sudah ada beberapa TPSS dan menyediakan kontiner di sejumlah titik. Namun memang belum menjangkau ke semua kecamatan,” katanya. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler