Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Hewan kurban ini milik umat muslim dari Singapura. Kita di sini hanya dipercaya untuk melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian daging pada masyarakat. Kita sudah 19 tahun melaksanakan kegiatan ini ,” terang Ketua Panitia Penyembelihan Ahmadun Alfaputra.

BacaSapi Kurban Tercebur Sumur Sedalam 12 Meter di Semarang

Dijelaskan, penyembelihan hewan kurban warga muslim Singapura itu pertama kali dimulai tahun 1998. Saat itu, hanya sekitar 10 ekor kambing saja yang dipotong. Jumlah hewan kurban yang dititipkan terus bertambah dari tahun ke tahun karena pelaksanaannya dinilai baik dan panitia dinilai amanah.

“Semua proses penyembelihan ini terdokumentasi dengan baik, mulai dari awal hingga selesai. Pelaksanaan kegiatan lalu laporkan pada perkumpulan muslim Singapura,” ungkapnya.

Baca : Hari Kedua Idul Adha, Warga Bringin Grobogan Potong Ratusan Hewan KurbanMenurutnya, beberapa umat muslim Singapura yang mengirimkan hewan kurban itu adalah teman mengaji Imam Masjid Nurul Huda Desa Bringin Nur Hamid ketika masih merantau di Batam. Pada tahun 1998 muncul gagasan untuk menitipkan hewan kurban agar dipotong di Desa Bringin.“Niat baik itu disanggupi kakak saya (Nur Hamid). Lantaran dinilai amanah, kepercayaan untuk menyembelih hewan kurban di Desa Bringin terus diberikan hingga saat ini. Kami memang berupaya untuk bisa mengemban amanah ini sebaik mungkin,” imbuh Ahmadun.Editor : Akrom HazamiBacaKerbau Kurban Ngamuk di Singocandi Kudus, Seruduk Warga Hingga Dilarikan ke RS dan Rusak Motor

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler