Kakek 65 Tahun di Tanjungharjo Grobogan Tewas Terpangang
Dani Agus
Kamis, 14 September 2017 16:48:21
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa tragis itu berawal saat berusia 65 tahun itu membakar sampah dedaunan kering di belakang rumahnya. Saat itu, ada angin kencang yang berhembus sehingga mengakibatkan kobaran api meluas mendekati rimbunan pohon bambu didekatnya.
Kondisi ini membuat korban merasa khawatir. Selanjutnya, ia berupaya memadamkan api agar tidak menjalar lebih luas. Saat melakukan upaya pemadaman inilah, korban diduga terpeleset dan terjatuh dalam tumpukan sampah kering yang sudah terbakar.
”Saat kejadian, kondisi kampung agak sepi karena warga kemungkinan masih di sawah. Hal ini menyebabkan peristiwa itu terlambat diketahui warga setempat,” ungkap Sekdes Tanjungharjo Susilo.
Peristiwa terbakarnya korban kali pertama diketahui salah seorang warga setempat bernama Sapawi (45). Saat itu, ia melihat kobaran api cukup besar di belakang rumah korban.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



