Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski tidak ada korban jiwa namun kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.40 WIB itu sempat bikin kaget warga dan pengendara yang melintas di jalan raya Penawangan-Sedadi.

Informasi yang didapat menyebutkan, saat itu, mobil dengan Nopol K 9237 GF melaju dengan kecepatan sedang dari arah utara (Penawangan). Sesampai di perlintasan tanpa palang pintu di sebelah barat sungai Serang tersebut, mobil yang dikemudikan Hendro Muryanto (51), warga Jagalan Utara, Kelurahan Purwodadi terus saja melaju.

Baca Juga: Mobilio dan Motor Tergilas Truk Kontainer, Sopir Teriak-teriak saat Terjepit di Kabin

Padahal, dalam waktu bersamaan ada kereta barang dengan nomor lokomotif CC2061349 yang melaju kencang dari arah timur (Surabaya).

Beruntung, beberapa warga yang melihat kejadian itu langsung memberikan tanda agar kendaraan itu berhenti. Sayangnya, posisi kendaraan saat berhenti terlalu dekat dengan rel. Akibatnya, saat kereta melintas, bagian depan mobil tersebut masih tersambar.

Saking kerasnya benturan, mobil Xenia tersebut sempat berputar dan berbalik arah hingga 180 derajat. Melihat kejadian itu, warga sekitar langsung berhamburan untuk memberikan pertolongan.

Baca Juga: Begini Akhirnya Nasib Sopir Mobilio yang Tergilas Truk KontainerSopir mobil akhirnya bisa dikeluarkan dari kendaraan dalam hitungan menit. Kondisi sopir pun tidak mengalami luka sedikitpun.”Sopirnya tadi sudah sempat disuruh mundur. Tapi kayaknya mesin mobil macet,” kata Suwanto, warga setempat.Sementara itu, Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa menyatakan, dalam mobil tersebut hanya berisi satu orang, yakni pengemudi saja.Meski begitu, dari penyelidikan sementara, kecelakaan tersebut disebabkan kurang hati-hatinya pengemudi saat melintasi perlintasan kereta tanpa palang pintu. "Dari keterangan sejumlah saksi, korban kurang hati-hati saat mau melewati perlintasan kereta api. Perlintasan di situ memang belum dilengkapi palang pintu,” katanya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler