Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut Sri Sumarni, masih adanya gedung SD rusak parah membuatnya kaget. Soalnya, dari laporan sebelumnya, sudah tidak ada bangunan SD rusak lagi setelah SDN 01 Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.

“Gedung SDN 01 Mlowokarangtalun sudah kita perbaiki total tahun ini. Sekarang kondisinya sudah bagus. Setelah itu, lha kok ada SD rusak parah lagi. Yakni, SDN 05 Sembungharjo yang juga ada di Kecamatan Pulokulon,” ujar Sri, Kamis (5/10/2017).

Kerusakan SDN 05 Sembungharjo itu sudah sampai pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bahkan, gubernur langsung menghubungi Sri Sumarni supaya segera menuntaskan perbaikan gedung sekolah yang masih rusak.

“Semalam, saya dihubungi pak gubernur terkait masih adanya gedung SD rusak tersebut. Masukan dari pak gubernur akan segera kita tindaklanjuti,” jelasnya.

Sri menjelaskan, informasi terbaru yang diterima, jumlah ruang kelas yang rusak ternyata masih ada ratusan. Sebagian besar tingkat kerusakannya masuk kategori parah.
Terkait dengan kondisi itu, dia meminta agar dilakukan pendataan ulang serta dilengkapi data pendukung, seperti foto bangunannya. Tujuannya, supaya data itu benar-benar valid dan mencerminkan kondisi terkini.Selain dari dana APBD, untuk perbaikan gedung sekolah rusak tersebut Sri Sumarni akan meminta dukungan dari Pemrov Jateng serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam penanganan perbaikan gedung yang rusak dalam satu sekolah harus dituntaskan.Misalnya, dalam satu sekolah ada empat ruang yang rusak maka harus diperbaiki semua. Jangan sampai perbaikan dilakukan hanya pada satu atau dua ruang kelas saja dan sisanya diperbaiki tahun berikutnya.“Seperti di SDN 05 Sembungharjo itu tenyata sudah ada dua ruang kelas yang diperbaiki pada tahun 2012. Ruang kelas lainnya yang kondisinya juga rusak belum tersentuh perbaikan sampai sekarang. Harusnya, perbaikan langsung dilakukan pada semua ruang kelas yang rusak sehingga bisa tuntas,” imbuhnya. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler