Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kesempatan Persipur untuk bertahan di liga 2 masih terbuka. Caranya, dengan berupaya keras agar bisa menjadi runner up terbaik diantara peserta play off lainnya.

“Kesempatan masih ada. Satu-satunya harapan tinggal jadi runner up terbaik,” cetus manajer Persipur Budi Susilo, Selasa (17/10/2017).

Upaya menjadi runner up terbaik harus diwujudkan dalam laga pamungkas di grup H. Yakni, menghadapi PSBK Blitar, Rabu 18 Oktober besok.

“Laga terakhir besok harus bisa menang. Kita upayakan bisa menang dengan selisih gol yang besar sehingga jadi keuntungan saat menentukan posisi runner up terbaik,” jelasnya.
Menurut Budi, di grup H yang dihuni empat tim. Yakni, Persipur Purwodadi, PSIM Jogjakarta, PSCS Cilacap, dan PSBK Blitar. Dari empat tim ini, hanya PSIM yang sudah memastikan bertahan di liga 2 karena berhasil menang dalam dua pertandingan yang sudah dijalani.Sementara itu, pelatih Persipur Wahyu Teguh menyadari, pertandingan lawan PSBK besok  dinilai sangat krusial. Sebab, hasilnya jadi penentu nasib Persipur selanjutnya. Terlebih, setelah dalam dua laga sebelumnya gagal meraih poin maksimal.“Masih ada kesempatan dan tetap optimis. Laga terakhir dengan PSBK Blitar harus kita maksimalkan untuk dapat angka penuh,” cetusnya. Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler