Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Kita sudah koordinasikan soal perusakan tanaman itu. Nanti akan kita selesaikan bersama dan dicari apa duduk permasalahannya. Soal pelaku perusakan masih dalam penyelidikan,” katanya.

Ia menjelaskan, lokasi terjadinya perusakan tanaman berada di Desa Klumpit, RPH Prawoto. Tempat kejadian berada di kawasan hutan KPH Purwodadi meski wilayah itu masuk Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kejadian perusakan tanaman diperkirakan sekitar pukul 04.00 WIB.

Jumlah tanaman yang rusak ada di tiga titik. Yakni, di petak 12e2 sebanyak 57 pohon jati tanaman tahun 2011. Kemudian, pada petak 11D dan 12A ada 50 pohon kayu putih yang ditanam tahun 2015.

Kepala Desa Prawoto Hyro Fachrus ketika dimintai komentarnya menyatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya aksi perusakan tanaman di kawasan hutan tersebut. Ia berharap agar persoalan itu segera diselesaikan.
“Sangat disayangkan adanya tindakan perusakan ini. Aksi ini cukup merugikan warga saya yang selama ini menjadi mitra perhutani,” katanya.Menurut Hyro, selama ini, pihaknya bersama petani dan LMDH selalu berkoordinasi rutin dengan perhutani dan berupaya mematuhi peraturan yang ditentukan dalam pengelolaan lahan. Editor  : Akrom HazamiBaca : Ribuan Pohon Milik Perhutani di Prawoto Pati Dirusak Orang, Negara Rugi Puluhan Juta

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler