Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pembekalan tersebut diberikan oleh Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Grobogan melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). Pelatihan yang diberikan berupa pengolahan limbah plastik menjadi barang layak jual.

Kepala Rutan Purwodadi Surakhmat menyatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 20 orang yang sedang menjalani masa hukuman diatas satu tahun hingga lima tahun.

”Mereka yang dapat pelatihan ini berusia di bawah 40 tahun atau masih produktif. Dengan pelatihan ini diharapkan, saat bebas nanti mereka masih produktif dan bisa terus mengembangan ilmu wirausaha yang didapat,” ujarnya.

Kepala SPNF SKB Grobogan Yuni Astutik menngukapkan, kegiatan PKW tersebut merupakan bantuan dari Direktorat Pembinaan Khusus dan Pelatihan Ditjenpaud dan Dikmas Kemendikbud. Program PKW tersebut bersumber dari dana APBN dan selanjutnya akan dilaksanakan secara rutin.
Kepala SPNF SKB Grobogan Yuni Astutik menngukapkan, kegiatan PKW tersebut merupakan bantuan dari Direktorat Pembinaan Khusus dan Pelatihan Ditjenpaud dan Dikmas Kemendikbud. Program PKW tersebut bersumber dari dana APBN dan selanjutnya akan dilaksanakan secara rutin.Menurutnya, pelatihan tidak hanya dilakukan sekali saja. Warga binaan itu nantinya akan mendapatkan pendampingan selama tiga bulan. Selama masa pendampingan, hasil karya dari warga binaan akan dijual ke distributor.”Hasil dari penjualan akan ditabung sebagai bekal para warga binaan saat mereka bebas nanti. Sudah ada distributor yang siap menerima hasil karya para warga binaan ini. Warga binaan yang mengikuti pelatihan nantinya juga akan dapat bantuan modal dan alat usaha,” jelasnya.Ditambahkan, dalam pelatihan itu, warga binaan dilatih membuat beragam barang dari limbah plastik. Antara lain, pembuatan bronjong, tas belanja, hingga tempat sampah.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler