Pembangunan Instalasi Dinilai Lamban, Begini Penjelasan PDAM Grobogan
Dani Agus
Kamis, 9 November 2017 18:07:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Padahal, dalam kontrak kerja, proyek tersebut sudah dimulai 29 Juli dan berakhir pada 22 Desember mendatang. Proyek tersebut dibiayai melalui penyertaan modal APBD Kabupaten Grobogan senilai Rp 7,1 miliar. Pelaksana pekerjaan tersebut dilakukan PT Mario Karya Abadi yang beralamat di Semarang.
Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono menyatakan, pelaksanaan pekerjaan memang mengalami keterlambatan. Hal itu disebabkan adanya revisi desain bangunan yang dilakukan sampai tiga kali. Revisi itu diperlukan untuk menyesuaikan dengan kondisi lahan pembangunan IPA baru.
”Hal inilah yang menjadikan pekerjaan sedikit terhambat. Meski demikian, kami tetap berupaya agar proyek ini rampung tepat waktu,” kata Bambang saat mendamping Kajari Grobogan Edi Handojo ketika melakukan sidak di lokasi pembangunan IPA baru, Kamis (9/11/2017).
Baca: Kajari Grobogan Sidak Proyek Pembangunan Instalasi Pengolahan Air PDAM
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



