Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelum sampai di lokasi acara yang ditempatkan di balai desa, Evita sempat diarak pasukan marchingband Desa Bandungsari.

Begitu sampai dilokasi, Evita langsung disambut penari gambyong yang dibawakan SDN 04 Bandungsari. Sambutan hangat juga diberikan dari grup karawitan Karang Taruna Eka Bhakti Desa Bandungsari.

Tidak hanya itu, pentas wayang kulit singkat juga diperlihatkan sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran anggota DPR RI tersebut. Yakni, dengan penampilan dalang cilik dari Desa Bandungsari Ahmad Cannavaro Heriyanto. Dalang cilik Cannavaro masih berusia 8 tahun dan saat ini masih duduk kelas III di SDN 02 Bandungsari.

”Kami mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Desa Bandungsari untuk kegiatan reses anggota DPR RI. Oleh sebab itu, kami berupaya memberikan sambutan meriah sebagai bentuk apresiasi,” kata Kades Bandungsari Ledy Heriyanto, Senin (13/11/2017).

Menurutnya, antusias masyarakatnya untuk hadir dalam acara reses anggota DPR RI juga diluar perkiraan. Semula, undangannya ditarget hanya 1.000 orang. Namun, pada saat acara, masyarakat yang hadir lebih dari 1.200 orang.Sementara itu, Evita Nursanty dalam kegiatan tersebut meminta agar masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda  menjadikan empat pilar kebangsaan sebagai filter untuk menyaring masuknya faham yang bisa mengancam keutuhan NKRI. Empat pilar itu adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.”Saatnya kita bersatu melawan terorisme dan radikalisme. Kita jangan takut tapi harus selalu waspada terhadap bahaya,” tegasnya.Evita juga meminta masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Caranya, tidak ikut-ikutan menyebarkan berita hoax atau bohong melalui media sosial. (NAK)Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler