Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


”Pelatihan ini dibiayai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang dialokasikan ke Dispermasdes. Dalam pelatihan ini, kita bekerjasama dengan SMK Pembangunan Nasional Purwodadi,” kata Kepala Dispermasdes Grobogan Sanyoto, saat membuka pelatihan di aula kantornya, Selasa (14/11/2017).

Menurut Sanyoto, peserta pelatihan berasal dari 20 kelompok di 19 desa penghasil tembakau yang tersebar di 11 kecamatan. Pelatihan itu diberikan dengan maksud supaya warga yang berasal dari desa penghasil tembakau itu memiliki ketrampilan baru. Dengan punya ketrampilan maka mereka nantinya diharapkan bisa beralih profesi lainnya untuk menambah penghasilan keluarga.

Ditambahkan, selain pelatihan ketrampilan, para peserta sebelumnya juga diberikan pemahaman tentang beberapa hal. Antara lain mengenai masalah kewirausahaan, pelayanan prima, dan seputar kebijakan yang terkait dengan DBHCHT.
Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Pradana Setiawan menyatakan, total dana DBHCHT tahun ini sekitar Rp 8,8 miliar. Kemudian, ada silpa DBHCHT tahun 2016 sebesar Rp 10 miliar yang belum terserap dan dialokasikan untuk mendanai kegiatan tahun ini.”Tahun ini, DBHCHT disalurkan untuk membiayai kegiatan di 8 SKPD. Paling besar disalurkan untuk pembangunan gedung Balai Latihan Kerja senilai Rp 7 miliar,” jelasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News