100 Warga dari Desa Penghasil Tembakau di Grobogan Dilatih Jadi Montir
Dani Agus
Selasa, 14 November 2017 17:42:09
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Pelatihan ini dibiayai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang dialokasikan ke Dispermasdes. Dalam pelatihan ini, kita bekerjasama dengan SMK Pembangunan Nasional Purwodadi,” kata Kepala Dispermasdes Grobogan Sanyoto, saat membuka pelatihan di aula kantornya, Selasa (14/11/2017).
Menurut Sanyoto, peserta pelatihan berasal dari 20 kelompok di 19 desa penghasil tembakau yang tersebar di 11 kecamatan. Pelatihan itu diberikan dengan maksud supaya warga yang berasal dari desa penghasil tembakau itu memiliki ketrampilan baru. Dengan punya ketrampilan maka mereka nantinya diharapkan bisa beralih profesi lainnya untuk menambah penghasilan keluarga.
Ditambahkan, selain pelatihan ketrampilan, para peserta sebelumnya juga diberikan pemahaman tentang beberapa hal. Antara lain mengenai masalah kewirausahaan, pelayanan prima, dan seputar kebijakan yang terkait dengan DBHCHT.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



