Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan dilapangan, banjir paling parah menimpa wilayah Desa Mayahan yang ada disebelah utara jalan raya Purwodadi-Blora. Di sepanjang jalan tersebut ada puluhan rumah yang kemasukan air. Ketinggian air yang ada dalam rumah berkisar 10-50 centimeter. Selain rumah, ada sejumlah bangunan permanen dan semi permanen yang digunakan untuk tempat usaha.

”Rumah yang kebanjiran lebih banyak dibagian belakang sana. Air yang masuk lebih tinggi daripada rumah yang dipinggir jalan raya,” kata Sutinah, warga setempat sambil menunjukkan jari tangannya kearah utara.

Dampak banjir juga menyebabkan salah satu gang terpaksa dipalang dengan bambu untuk mencegah kendaraan lewat. Hal itu dilakukan karena air yang menggenangi jalan cukup tinggi sehingga bisa mengakibatkan mesin kendaraan mati ketika melintas.

”Posisi jalan diujung gang ini kebetulan agak rendah. Tinggi airnya sampai paha,” kata Mbah Pardi (63), warga lainnya.Kepala Desa Mayahan Sairozi menyatakan, dari pendataan awal yang sudah dilakukan, tercatat ada 250 rumah yang kebanjiran. Bencana banjir tersebut melanda dua dusun. Yakni, Dusun Beber dan Krajan.”Jumlah rumah yang kebanjiran kemungkinan bisa tambah. Soalnya, ketinggian air masih naik terus. Kejadian ini sudah kita laporkan pada kecamatan dan instansi terkait lain,” katanya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler