Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Belasan petugas damkar bergantian memberikan contoh cara memadamkan api yang dilangsungkan di alun-alun. Selain guru, sejumlah orang tua dan wali murid juga terlihat ikut mendampingi acara pelatihan tersebut.

Meski cuaca sempat gerimis namun para siswa tampak bersemangat dan bergembira mengikuti kegiatan yang tidak pernah didapat di bangku sekolah tersebut. Terutama saat sesi terakhir berupa cara menyemprotkan air dari mobil pemadam ke titik kebakaran.

Air yang memancar langsung disambut sorak-sorai ratusan siswa. Tidak lama kemudian, anak-anak yang sudah mengenakan jas hujan itu langsung berebut untuk bermain dibawah guyuran air.

”Asik, airnya banyak sekali. Ayo, hujan-hujan,” teriak anak-anak itu sambil berlarian.

Selain pelatihan dasar pemadaman api, petugas juga memberikan materi seputar masalah kebakaran. Antara lain, soal penyebab kebakaran yang selama ini sering terjadi. Kemudian, tindakan awal yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran juga diberikan pada siswa tersebut.”Harap adik-adik ketahui, kebakaran itu seringkali terjadi karena kecerobohan. Oleh sebab itu, jangan pernah bermain-main dengan api ketika ada di rumah,” pesan Kasi Damkar Paiman yang memimpin pelatihan tersebut.Paiman menyatakan, pihaknya merasa sangat senang dengan inisiatif dari pihak sekolah untuk dikenalkan cara-cara memadamkan kebakaran. Sebab, dengan langkah itu para siswa itu setidaknya sudah punya bekal pengetahuan. Diharapkan ketika ada musibah kebakaran di dekatnya mereka bisa membantu meminimalkan terjadinya korban yang lebih besar.”Selama ini, sudah banyak yang minta diadakan pelatihan. Terus terang kami sangat mengapresiasi inisiatif dari sekolah ini,” ujarnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler