Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mayat yang mengambang di pinggiran sungai kali pertama diketahui oleh tukang perahu bernama Budi (19) saat akan menyeberangkan tetangganya bernama Nardi (45). Saat hendak menyeberang, keduanya melihat ada sosok mencurigakan beberapa meter di depan perahu.

Kemudian, Nardi meminta Budi agar mendekatkan perahunya ke lokasi itu. Setelah didekati, sosok mencurigakan itu adalah mayat. Selanjutnya, kedua orang itu segera kembali ke kampung dan mengabarkan peristiwa itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Meski mayat mengenakan pakaian lengkap, namun tidak ditemukan tanda pengenal pada tubuh korban. Hal itu sempat menyulitkan polisi untuk mengenali identitas korban. Diperkirakan, korban juga bukan warga sekitar. Soalnya, warga setempat tidak ada yang mengenali atau merasa kehilangan anggota keluarganya.

Jatidiri korban akhirnya bisa terlacak setelah polisi melakukan pemeriksaan sidik jari korban. Dari metode ini, muncul nama Siti Sundari (24), warga Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Suwasana mengatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Saat ini, pihaknya menunggu keluarga korban untuk meminta izin untuk dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.”Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, kami masih menunggu keluarga korban untuk melakukan autopsi. Setelah itu, kami akan kembalikan jenazah pada keluarga korban,” ujarnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler