Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski kebakaran sempat ditangani dengan cepat namun kejadian itu sempat membikin panik warga. Selain itu, pemilik toko di kawasan itu juga sempat khawatir kalau kobaran api merembet ke tempat usahanya.

Dari pantauan dilapangan, kebakaran menimpa toko 33 yang berjualan barang kelontong. Asal mula api dari bagian atap. Diduga pemicunya adalah hubungan arus pendek listrik. Saat kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB, sebagian besar toko masih dalam kondisi tutup. Ada sekitar 47 toko yang ada disepanjang lahan PT KAI tersebut.

”Saya tadi masih dirumah dan ditelpon teman kalau toko samping terbakar. Saya langsung bergegas ke toko untuk mengamankan barang. Alhamdulillah, sumber api akhirnya bisa diatasi petugas,” kata Rusgiat, pemilik toko yang lokasinya persis disamping kanan Toko 33 itu.

Kebakaran diketahui oleh warga yang melintas didepan komplek pertokoan. Saat itu, warga sempat mencium bau benda terbakar. Setelah diamati, dari atap toko terlihat kepulan asap.

[caption id="attachment_132926" align="alignleft" width="565"] Petugas pemadam berupaya memadamkan sumber api di sebuah toko di jalan A Yani Purwodadi, Jumat (7/12/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]
Beberapa warga kemudian mengebarkan kejadian itu pada pemilik toko di komplek tersebut. Salah satu warga kemudian berinisiatif ke kantor Damkar yang berjarak kurang dari 1 km dari lokasi kejadian untuk minta bantuan pemadaman. Warga juga sempat menghubungi PLN agar mamatikan aliran listrik dikawasan itu.Begitu dapat laporan, tiga mobil damkar langsung meluncur ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman sempat menemui sedikit hambatan karena sumber api ada dibagian atas plafon yang tertutup rapat.Akhirnya, petugas damkar terpaksa menjebol tembok toko dibagian atas supaya selang air bisa masuk ketitik api. Sekitar 30 menit kemudian, sumber api akhirnya berhasil dipadamkan.“Hanya bagian atap saja yang sudah sempat terbakar tapi berhasil kita padamkan,” kata beberapa petugas damkar.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler