Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Sementara kita tangani secara darurat dulu agar kendaraan bisa melintas dengan aman. Setelah itu, baru kita agendakan perbaikan permanen,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Grobogan Subiyono, Sabtu (9/12/2017).

Menurut Subiyono, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi jembatan tersebut. Secara keseluruhan, konstruksi jembatan masih kokoh tiang penyangganya. Namun, hanya landasannya saja yang perlu diperkuat, karena masih terbuat dari kayu.

Jembatan yang berada di Dusun Ngasem itu, sebelumnya sempat jebol landasannya tiga hari lalu. Hal itu disebabkan adanya truk penuh muatan batu yang nekat melewati jembatan.

Banyaknya beban mengakibatkan landasan yang terbuat dari kayu jebol dan roda truk sempat terperosok.

Adanya truk yang terperosok di tengah jembatan sempat bikin kalang-kabut warga setempat. Soalnya, jalur tersebut merupakan akses antardesa yang ramai dilalui kendaraan.
Akses transportasi dari kedua arah sempat terhenti beberapa jam sampai truk bermuatan batu tersebut bisa dievakuasi. Sejumlah warga, bahkan sempat memilih turun menyeberangi sungai yang kebetulan airnya tidak begitu dalam saat itu.“Landasan jembatannya nanti kita perkuat. Kita juga minta pihak terkait untuk membantu membatasi kendaraan bermuatan yang lewat disitu,” ujarnya.Subiyono menjelaskan, akses kendaraan yang melintasi jalur tersebut akhir-akhir ini memang ada peningkatan. Hal itu terjadi setelah ruas jalan milik kabupaten yang sebelumnya rusak parah, sudah diperbaiki sebagian dengan konstruksi beton.“Prioritas kita memang perbaikan jalan dulu. Setelah jalan bagus baru jembatan kita perbaiki. Kami berharap agar kendaraan bermuatan melebihi tonase jangan lewat dulu sampai jembatan itu kita perbaiki permanen,” imbuhnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler