Sudah 7 Hari Tak Ketemu, SAR Hentikan Pencarian Warga Randurejo Grobogan yang Hanyut
Dani Agus
Senin, 15 Januari 2018 11:55:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Operasi pencarian oleh Tim SAR di Rendurejo kita tutup. Penutupan operasi dilakukan setelah tidak menemukan hasil sampai tujuh hari. Meski demikian, kami tetap memantau kondisi lapangan,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrichan, Senin (15/1/2018).
Menurutnya, sejak Senin (8/1/2018) hingga Minggu (14/1/2018) kemarin, tim SAR gabungan sudah melakukan penyisiran Sungai Klampis guna mencari keberadaan Khoirul Anwar alias Aan (18), warga setempat yang dilaporkan hanyut.
Upaya pencarian tidak mengandalkan perahu karet seperti biasanya tetapi dilakukan dengan berjalan kaki karena kondisi sungai cukup dangkal.
[caption id="attachment_135869" align="aligncenter" width="715"]
Tim SAR Gabungan berupaya keras melakukan penyisiran sungai Klampis di Desa Randurejo, Kecamatan Pulokulon guna mencari seorang pemuda yang dilaporkan hanyut namun hasilnya nihil.(MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]
Selama tujuh hari pencarian, penyisiran sudah dilakukan hingga radius hingga 40 km. Yakni, menyusuri sungai hingga ke wilayah Kecamatan Wirosari.
“Pencarian orang yang dilaporkan hanyut ini juga didukung banyak pihak. Termasuk masyarakat di sekitar aliran sungai juga ikut membantu tetapi hasilnya nihil,” jelas Masrichan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



