Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski demikian, ada salah satu pengemudi mobil boks yang dilarikan ke rumah sakit karena kakinya terluka akibat tergencet bodi kendaraan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula saat mobil boks dengan nomor polisi N 8690 TI yang melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang. Sesampai di sekitar lokasi, ada pemotor yang melaju dengan kecepatan tinggi dan mencoba menyalip kendaraan warna kuning tersebut.

Pada saat bersamaan, ada mobil boks warna hijau dengan nomor polisi K 1842 CB melaju dari arah timur. Melihat ada motor yang nekat menyalip, sopir truk bernama Mukh Junet (28), warga Getasrejo, Kecamatan Grobogan mencoba mengerem untuk menghindari tabrakan dengan motor tersebut.

Upaya yang dilakukan sopir truk bermuatan air mineral itu memang membuahkan hasil. Namun, tindakan pengereman mendadak justru mengakibatkan posisi kendaraannya oleng ke arah kanan hingga melewati batas tengah jalan.

[caption id="attachment_136969" align="aligncenter" width="715"] Salah satu mobil boks terperosok setelah adu banteng lantaran menghindari pemotor, Sabtu (3/2/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]

Kondisi inilah yang akhirnya menyebabkan mobil boks ini bertabrakan dengan mobil sejenis yang dikendarai Kasri (59), warga Kediri, Jatim. Sopir boks yang saat  itu tidak membawa muatan, sebenarnya sudah berupaya mengerem. Namun, jaraknya sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak bisa dihindari.Akibat tabrakan adu muka (adu banteng) ini, kedua kendaraan ringsek di bagian depan. Kerusakan mobil boks warna kuning lebih parah karena kendaraan ini sempat tercebur ke selokan di sebelah utara jalan raya.Kanit Laka Satlantas Polres Grobogan Ipda Candra menyatakan, kecelakaan terjadi setelah kendaraan dari arah timur mengerem mendadak untuk menghindari tabrakan dengan pengendara motor tak dikenal yang mendahului mobil boks. Saat mengerem mendadak, kendaraan ini oleng akibat kondisi jalan yang licin.”Saat kejadian, cuacanya sedang turun hujan sehingga kondisi jalan cukup licin. Jadi, saat mengerem mendadak, mobil boks dari arah timur sempat oleng ke kanan dan akhirnya bertabrakan dengan sesame kendaran boks dari arah berlawanan,” katanya.Akibat kejadian itu, sopir truk yang bernama Kasri mengalami luka ringan dan sempat dilarikan ke Puskesmas Tawangharjo untuk mendapatkan pengobatan. Sedangkan, sopir truk yang lainnya kondisinya selamat dan tidak mengalami luka.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler