Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Pembangunan IPA selesai pekan lalu, pada hari terakhir masa perpanjangan. Sesuai kontrak, batas akhir pekerjaan pada 20 Desember 2017 kemarin. Tetapi karena belum rampung, kita toleransi perpanjangan waktu hingga 50 hari. Dalam masa perpanjangan ini, pihak rekanan kita kenakan denda sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono, Senin (12/2/2017).

Proyek tersebut dibiayai melalui penyertaan modal APBD Kabupaten Grobogan senilai Rp 7,1 miliar. Pelaksana pekerjaan tersebut dikerjakan PT Mario Karya Abadi Semarang.

Bambang menyatakan, pelaksanaan pekerjaan memang mengalami keterlambatan pada tahap awal. Hal itu disebabkan adanya revisi desain bangunan yang dilakukan sampai tiga kali. Revisi itu diperlukan untuk menyesuaikan dengan kondisi lahan pembangunan IPA baru.

“Saat ini, IPA baru masih dalam proses uji coba. Kita jadwalkan, pada minggu depan sudah bisa operasional penuh. Pagi tadi, IPA baru sudah ditinjau anggota komisi B DPRD Grobogan,” tegasnya.

Menurut Bambang, selama ini ada dua hal yang selalu jadi keluhan pelanggan PDAM. Yakni, masih belum bagusnya kualitas air dan sering ngadatnya distribusi ke rumah pelanggan.

Bambang mengakui jika pelayanan yang diberikan pada pelanggan memang belum maksimal. Sedikit demi sedikit dua hal yang dikeluhkan pelanggan akan segera ditangani.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun satu unit IPA tersebut yang punya kapasitas produksi 50 liter per detik. Dengan adanya IPA baru ini akan memperlancar distribusi air ke rumah pelanggan.Sebelumnya, PDAM hanya punya satu IPA dengan kapasitas produksi 180 liter per detik. Dengan kapasitas sebesar ini tidak bisa maksimal melayani 14.700 pelanggan di kawasan kota.Dengan tambahan IPA baru maka total produksi air bisa mencapai 230 liter per detik. Adanya tambahan IPA ini maka distribusi air akan jadi lebih lancar sehingga bisa melayani kebutuhan pelanggan.Selain itu, adanya IPA juga bisa mengatasi pasokan air pada 1.700 pelanggan kategori Z. Yakni, pelanggan yang rumahnya sudah terpasang jaringan tetapi belum bisa terjangkau distribusi air.“Dengan adanya tambahan IPA, kita juga menargetkan bisa menambah 2.000 pelanggan baru,” jelasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler