Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelum ada tower, untuk bisa berkomunikasi dengan ponselnya, warga harus melakukan berbagai upaya. Seperti membeli antena penguat sinyal yang harus dimodifikasi terlebih dulu supaya bisa berfungsi.

Pendirian tower seluler sudah dimulai sejak pertengahan Desember 2017. Tower setinggi 75 meter didirikan di lahan milik Desa Keyongan, seluas 12 x 12 meter.

Manager Network Telkomsel Area Surakarta Yasrinaldi saat dimintai komentarnya menyatakan, pembangunan tower di Desa Keyongan sudah selesai akhir Januari lalu. Bersamaan dengan selesainya pembangunan, tower tersebut sudah langsung bisa on air.

“Sebenarnya pada minggu kedua atau ketiga bulan Februari kita perkirakan baru bisa live. Ternyata, sudah bisa live  pada akhir Januari kemarin,” jelasnya, Selasa (20/2/2018).

Dengan adanya tower, sinyal di Desa Keyongan dan sekitarnya sudah mudah ditangkap. Menurutnya, pembangunan tower tersebut bisa memancarkan sinyal dalam radius 4-5 kilometer.

Seperti diberitakan, pembangunan tower di Desa Keyongan itu bermula dari tindakan unik yang dilakukan sejumlah pemuda setempat demi mendapatkan sinyal. Yakni,membuat tower dari dahan kayu jati yang ditempatkan di dekat kawasan hutan.Foto tower kayu itu bahkan sempat jadi viral setelah diunggah pemilik akun facebook dengan nama Fiyan Ananda Stylefighter, Kamis (7/12/2017) lalu. Dalam foto tersebut tampak tumpukan dahan kayu jati yang bentuknya mirip tower operator selular. Dibagian atas, tampak ada seseorang sedang duduk sambil main handphone.“Sekarang sudah tidak sulit sinyal lagi, mas. Setelah berdiri tower, akses komunikasi untuk telepon atau internet sudah mudah. Kami mengucapkan terima kasih pada Telkomsel dan juga Murianews.com. Berkat tulisan tentang tower kayu akhirnya bisa berdiri tower beneran,” kata Fiyan, warga yang mengunggah foto tower kayu tersebut.Menurut Fiyan, sebelumnya, hampir semua warga punya telepon seluler. Tapi, kebanyakan hanya dipakai untuk foto dan game karena susahnya sinyal.“Kalau sekarang kondisinya beda. Setelah ada tower, untuk komunikasi bisa dilakukan di mana saja. Termasuk di sawah juga mudah sinyal,” jelasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler