Sakit Menahun, Kakek di Grobogan Gantung Diri di Kandang Sapi
Dani Agus
Senin, 26 Februari 2018 15:21:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Korban diketahui gantung diri sekitar pukul 05.00 WIB. Perbuatan gantung diri menggunakan tambang plastik itu dilakukan di sebuah kandang sapi. Adapun alat yang dipakai gantung diri berupa tali tambang plastik.
Korban tercatat sebagai warga Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari. Namun, sejak beberapa waktu lalu, ia seringkali tidur di rumah anaknya Karimin (57) yang tinggal di Desa Tanjungrejo.
Peristiwa gantung diri tersebut kali pertama diketahui oleh Karmin. Ceritanya, pagi itu, Karimin yang bangun tidur mendapati ayahnya tidak ada dikamar.
Setelah dicari, ia melihat pintu rumah belakang menuju kandang ternak dalam keadaan terbuka. Setelah dilihat di kandang, Karimin sontak kaget. Soalnya, ia mendapati sosok ayahnya sudah tergantung dengan leher terjerat tali yang dikaitkan belandar kandang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



