Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelumnya, jembatan itu terpaksa ditutup untuk akses kendaraan akibat fondasinya longsor. Fondasi jembatan yang longsor itu berada disisi timur. Longsornya fondasi menyebabkan adanya rekahan selebar 40 cm antara bagian atas fondasi.

Tanda-tanda longsornya fondasi sebenarnya sudah mulai diketahui sejak Jumat (16/2/2018) lalu. Warga setempat sempat melakukan penanganan darurat pada fondasi longsor.

Namun, upaya ini tidak bisa bertahan lama. Derasnya sungai Lusi akibat tingginya curah hujan menyebabkan titik longsor terhantam air.

“Sekitar jam 13.00 WIB tadi, tanah dibawah fondasi ambles makin parah karena tergerus air sungai. Kondisi jembatan makin membahayakan dan tidak memungkinkan untuk dilewati,” kata Camat Ngaringan Teguh Harjokusumo, Senin (12/3/2018).

Jembatan gantung sepanjang 60 meter tersebut membentang diatas sungai Lusi. Jembatan gantung menjadi akses utama dari Desa Truwolu menuju Desa Kalanglundo dan beberapa desa lainnya diwilayah Kecamatan Gabus.
Dengan putusnya akses jembatan, aktivitas warga jadi terganggu. Untuk menjangkau wilayah sekitarnya, warga harus memutar lewat jalur lainnya yang jaraknya lebih jauh. Warga berharap agar bencana longsor yang menimpa fondasi jembatan segera diperbaiki.Sementara itu, Kepala DPUPR Grobogan Subiyono menyatakan, penanganan bencana longsor pada jembatan gantung itu sudah dianggarkan sebesar Rp 400 juta. Namun, pihaknya masih menunggu proses pencairan dana tersebut agar bisa mengerjakan perbaikan fondasi.Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan BPBD untuk menangani fondasi jembatan yang longsor tersebut. Meski demikian, upaya penanganan tidak bisa dilakukan segera.“Kondisi sungai saat ini sedang penuh. Jadi, belum memungkinkan untuk melakukan penanganan longsoran. Kami akan monitor kondisi di lokasi. Kalau sudah memungkinkan akan secepatnya kita tangani,” katanya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler