Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Banjir bandang menimpa warga di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran dan Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan.

Bantuan pascabanjir diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Arief Rohman. Ikut mendampingi penyerahan bantuan, Kepala Dinsos P3A Blora Sri Handoko Camat dan Kepala Desa setempat.

Penyerahan bantuan berupa beras itu diserahkan langsung kepada para korban banjir di rumah Kades Kedungwaru dan Balai Desa Kedungwungu.

“Saya mewakili Pak Bupati turut prihatin atas musibah yang terjadi pada bulan Februari kemarin. Banjir yang biasanya kecil, ternyata tahun ini terjadi begitu besarnya sehingga melanda rumah penduduk. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang kemarin terkena banjir,” kata Arief.

Kepala Dinsos P3A Sri Handoko menyampaikan, bantuan sosial berupa beras ini diperuntukkan kepada korban bencana alam seperti banjir bandang. Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan masing-masing kepala desa untuk penyaluran bantuan.“Masing-masing korban bencana menerima beras sebanyak 10 kg. Semoga bisa meringankan beban pasca banjir,” jelasnya.Kepala Desa Kedungwungu, Siti Guntari mewakili warganya mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Pemkab Blora yang disalurkan dalam bentuk beras. Ia berharap kedepan banjir bandang tidak akan terjadi lagi.“Terimakasih Pak Bupati, Pak Wakil Bupati dan Dinas Sosial, semoga barokah. Kami ingin kedepan agar banjir tidak terjadi lagi. Kami berharag agar bisa dilakukan normalisasi sungai atau pembangunan penguatan tanggul dengan bronjong guna mencegah banjir,” ungkapnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler