Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Diklatsar ini dilangsungkan selama tiga hari, dari 16 Maret hingga Senin (19/3/2018) dini hari tadi. Proses terakhir ditandai dengan pembaiatan kader peserta diklatsar yang dilakukan di halaman gedung NU Grobogan.

Acara penutupan diklatsar dihadiri Kasatkorwil Banser Jateng Muhtar Makmun atau yang lebih dikenal dengan nama Naga Bonar. Hadir pula Ketua PC GP Ansor Grobogan Fatoni dan Kasatkorcab Banser Grobogan M Surajuddin.

Menurut Fatoni, untuk menjadi kader banser memang harus melalui diklatsar terlebih dahulu. Dalam diklatsar tersebut, calon kader akan mendapat serangkaian pendidikan dan pelatihan fisik maupun mental serta pengetahuan lainnya.

”Selain diklatsar untuk kader banser, kita juga melakukan kegiatan pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) bagi anggota Ansor. Peserta PKD ada 56 orang,” jelasnya.Kasatkorwil Banser Jateng Muhtar Makmun mengingatkan para sahabat ansor dan banser untuk tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kadernya diminta terus memperjuangkan sistem pemerintahan saat ini yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.”Kader Banser juga harus bisa mandiri. Jadi anggota Banser jangan mengharapkan dapat gaji atau fasilitas karena ini sebuah pengabdian,” katanya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler