Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban skimming ini adalah Joko Purnomo (47), warga Dusun Karangrowo, Desa Suru, Kecamatan Geyer. Namun, setelah melaporkan pada pihak bank, uang milik nasabah BRI ini akhirnya sudah diganti dengan dimasukkan lagi ke dalam rekeningnya.

Menurut Joko, uangnya dalam tabungan mendadak berkurang pada 14 Februari lalu. Ia saat itu sempat kaget ketika ada pemberitahuan transaksi melalui pesan singkat yang masuk ke handphonenya sekitar pukul 02.30 WIB.

“Transaksi menyatakan ada penarikan sebesar Rp 1,25 juta sampai delapan kali. Kemudian, ada dua kali penarikan dengan nomilan masing-masing Rp 10 juta. Jadi totalnya berkurang Rp 30 juta,” ujarnya pada wartawan, Selasa (20/3/2018).

Keesokan harinya, Joko melaporkan kejadian tersebut ke kantor BRI unit Geyer. Oleh BRI Geyer laporan itu kemudian diteruskan ke BRI Cabang Purwodadi hingga kantor pusat.

Saat melapor ke BRI cabang Purwodadi, dirinya diminta menghubungi call center BRI pusat. Saat menghubungi nomor itu, ia dijanjikan mendapatkan ganti rugi dalam waktu 20 hari.Setelah 20 hari berlalu, Joko sempat merasa khawatir karena pengembalian uang yang dijanjikan belum diterima. Namun, akhirnya ia merasa lega karena uangnya yang hilang akhirnya diganti hari ini, Selasa (20/3/2018).“Iya, hari ini tadi, uang yang hilang sudah diganti pihak BRI. Meski sudah dikembalikan, saya tetap khawatir kalau kejadian tersebut terulang lagi. Pihak bank juga sudah mengimbau pada saya agar hati-hati saat bertransaksi menggunakan kartu ATM,” sambungnya.Pimpinan Cabang BRI Purwodadi Agung Nugraha menyatakan, persoalan yang menimpa salah satu nasabahnya itu langsung ditangani kantor pusat. “Semua proses penyelesaian ditangani kantor pusat di Jakarta. Saat ini, sudah diselesaikan dan uang yang bersangkutan sudah diganti,” katanya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News