Lakukan Banyak Upaya, Pemkab Grobogan Kembali Targetkan Raih Piala Adipura
Dani Agus
Jumat, 23 Maret 2018 16:09:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menurut Sumarsono, sejauh ini, Grobogan sudah berhasil meraih piala Adipura sebanyak empat kali. Yakni, pada tahun 2009, 2010, 2012 dan 2013.
Dalam edisi tiga tahun terakhir, piala Adipura tidak pernah didapatkan lagi. Salah satu factor utama kegagalan itu adalah pengolahan yang dilakukan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang di Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi dinilai belum memenuhi persyaratan ramah lingkungan. Kondisi itu menjadikan poin yang didapat menjadi rendah karena pengolahan sampah di TPA masih dilakukan secara konvensional.
Pada tahun 2017, sudah dilakukan penataan pada TPA dengan dukungan dana dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekitar Rp 20 miliar. Penataan dilakukan dengan melengkapi sarana dan prasarana pendukung di TPA. Setelah ada penataan, cara penanganan sampah saat ini sudah dilakukan dengan model controlled landfill yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



