Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Serah terima dilaksanakan dengan penandatanganan bersama antara Kepala PPSDM Migas Cepu Wahid Hasyim selaku pihak pertama, kepada Direktur Bandar Udara Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Bintang Hidayat selaku pihak kedua dengan diketahui Kepala BPSDM Prof IGN Wiratmaja Puja.

Bupati Blora Djoko Nugroho ikut menjadi saksi dalam acara penandatangan tersebut. Djoko juga merasa senang dengan adanya serah terima aset bandara tersebut.

“Alhamdulillah proses panjang peralihan status bandara sudah terlaksana. Dengan dikelola Kementerian Perhubungan, khususnya Dirjen Perhubungan Udara, kami berharap pembangunan Bandara Ngloram bisa segera dilakukan. Pemkab akan mendukung penuh. Keberadaan bandara ini nantinya akan menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi yang luar biasa di Kabupaten Blora,” ungkap Djoko.

Harapan senada juga diungkapkan Kepala BPSDM Prof IGN Wiratmaja Puja. Dalam sambutannya, ia berharap pasca penyerahan aset, pembangunan bandara Ngloram bisa segera disusun dan dilaksanakan.

Menurutnya, pembangunan bandara di Kabupaten Blora ini dinilai sangat strategis. Apalagi setiap tahun di PPSDM Migas selalu kedatangan 13.000 lebih orang se-Indonesia yang mengambil pendidikan sertifikasi migas.“Selain itu dalam tiga tahun ke depan proyek nasional pengembangan lapangan gas Jambaran-Tiung Biru di Blok Cepu, Bojonegoro juga akan mendatangkan ribuan tenaga kerja. Semoga keberadaan Bandara Ngloram nantinya bisa mempermudah akses menuju Blok Cepu,” katanya.Menanggapi hal tersebut, Direktur Bandar Udara Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementerian PerhubunganBintang Hidayat menyatakan, pihaknya akan segera merencanakan pembangunan dan penganggarannya. Sesuai rencana, tahun ini akan dilakukan pemetaan lahan dan pemagaran.“Pembangunan akan mulai dilaksanakan 2019 dan diharapkan bisa mulai beroperasi pada akhir 2020. Mohon doa dan dukungannya dari seluruh pihak baik Pemkab Blora, Pemprov Jateng dan stakeholder lainnya,” jelasnyaEditor Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler