Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat MuriaNewsCom menyebutkan, penyelamatan kera itu berawal dari kecurigaan sejumlah warga yang memancing ikan di pinggiran sungai. Saat itu, warga melihat ada rakit dari pelepah pisang yang di atasnya ada kandang kayu sedang terseret arus sungai.

Semula, kandang kotak itu dikira sampah kayu seperti biasanya. Namun, saat diperhatikan, ternyata ada benda bergerak-gerak di dalamnya. Ketika diperhatikan lebih teliti, benda yang bergerak-gerak itu adalah seekor kera.

“Beberapa warga kemudian mencari bambu panjang untuk menjangkau rakit pelepah pisang yang posisinya agak ditengah sungai. Akhirnya, rakit berhasil dipinggirkan ke daratan. Dalam kandang itu memang ada seekor kera,” kata anggota Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan Susilo Utomo yang rumahnya kebetulan tidak jauh dari lokasi itu.

Setelah ada di daratan, warga kemudian membuka pintu kandang dengan tujuan agar kera itu bisa keluar ke alam bebas. Namun, kera tersebut ternyata hanya bisa keluar sekitar satu meter saja dari posisi kandang. Soalnya, bagian perutnya terikat rantai yang dikaitkan kayu kandang.

Warga tidak berani membuka ikatan rantai tersebut. Ketika didekati, kera itu terlihat agresif. Terkait adanya penemuan kera itu, Susilo sudah menghubungi petugas Damkar Wirosari agar membantu evakuasi. Sambil menunggu petugas, keberadaan kera itu jadi tontonan warga.“Kera kelihatan galak. Mungkin stress. Tapi, tadi sudah dikasih makan pisang sama warga,” jelas Susilo.Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan Riyanto menyatakan cukup kaget ketika dikabari kejadian itu. Riyanto langsung memerintahkan stafnya untuk membantu penyelamatan kera tersebut ke lokasi yang lebih aman.“Ini, saya sudah minta staf di Wirosari untuk meluncur ke lokasi penemuan kera,” katanya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler